Minggu, 17 April 2016

Kenapa Kau Suka Hujan?

Kenapa kau suka hujan? Seperti anak kecil saja.
Kenapa kau takut gelap? Dasar penakut.

***

Aku mencintai hujan karena ia membawa ketabahan. Ketabahan untuk terus terjatuh, walaupun mungkin rasanya sangat sakit, yang terpenting ia telah menyelesaikan amanah yang telah Tuhan percayakan kepadanya.

Aku mencintai hujan karena ia membawa kesabaran. Sabar mendengar celotehan mereka yang selalu merindu saat ia tak datang, namun selalu mengeluh ketika ia mulai rela untuk terjatuh. Bisakah kalian bayangkan sakitnya?

Aku mencintai hujan karena ia membawa kejujuran. Ia membuatku tak bisa berkutik. Ia membuatku harus mengakui bahwa aku sedang merindu.
Jika aku mencintai sesuatu, aku akan mencintai segala yang ia miliki. Aku akan mencintai dengan segala resikonya. Tak mungkin bukan jika aku hanya mencintai hujan tanpa mau merasakan gelapnya mendung dan gemuruhnya petir?


Aku memang takut gelap dan aku tak tahu mengapa. Tapi aku akan melawan rasa takutku sendiri untuk mendapat hal yang ku cintai setelahnya. Seperti aku yang mencintai hujan beserta gelapnya mendung dan gemuruh petir. Seperti aku yang mencintaimu dengan segala resiko yang akan ku hadapi. Seperti aku yang mencintaimu dengan segala baik burukmu, lebih kurangmu, dan segala halangan yang merintang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar